Management ribuan blog setiap hari
Bisakah anda membayangkan bila kita memiliki lebih dari sepuluh blog yang harus diupdate setiap hari. Blog tersebut dengan topik yang berbeda-beda, Menggunakan bahasa inggris dan di management oleh seorang diri. Pasti sangat sibuk setiap harinya. Itulah yang terjadi dengan saya.
Mulai dari lupa account untuk login sampai capek menunggu upload artikel menggunakan koneksi internet yang sangat lambat. Melelahkan.
Yang palng menjengkelkan andalah ketika melihat profit benefit dari blog-blog tersebut. Sangat minim pendapatannya. Dan sangat tidak mengairahkan pergerakan traffic pengunjung. Bila di pikir-pikir benar juga perkataan seorang webmaster. Bahwa tidak mungkin anda blogging setiap hari. Serta sangat tidak efesien bila mengupdate setiap hari blog kita.
Bila anda seorang penulis, tentu tidak akan kesulitan untuk menulis sesuatu setiap hari. Namun tidak semua artikel yang dihasilkan bermutu. Namun bila dipaksa untuk menulis begitu banyak blog? Tentu tidak akan terjangkau. Bagaikan seorang wartawan sebuah harian surat kabar, nyambi jadi penulis di sepuluh majalah dalam hari yang sama.
Bila anda superman baru anda bisa. Yang terberat adalah kemampuan otak dalam menciptakan ide-ide baru yang tidak basi. Apakah mampu kita maraton update blog kita setiap hari. Bukan tidak mungkin, sebab saya pernah mengalaminya. Sampai saat ini belum ketemu cara yang efektif untuk mengupdate blog setiap hari. Pilihannya adalah memberikan pekerjaan update blog kepada orang lain. Ada yang mau? Bila iya mungkin dapat menghubungi saya melalui komentar di artikel ini…
Squidoo dapat menjadi pilihan bila malas menulis blog berbahasa Inggris
Seperti saya yang sering malas mengupdate blog saya yang berbahasa inggris. Squidoo dapat menjadi sebuah tempat untuk artikel berbahasa inggris kita. Cukup satu halaman penuh dengan beberapa cerita atau pengalaman serta opini kita tentang sesuatu.
Sore ini baru saja saya buat sebuah halaman di squidoo. Dengan bahasa yang sangat sederhana, bahkan mungkin grammer nya saja salah. Tapi “nggak papa” namanya juga belajar. Buat sebuah artikel berbahasa inggris cukup melelahkan dan susah. Selain kemampuan bahasa inggris harus di asah terus, topik yang akan kita tulis sering sudah basi dan tidak menarik untuk di baca.
Mau lihat hasil tulisan saya di Squidoo?
Ini linknya : http://www.squidoo.com/amazontag
Bercerita tentang sebuah pengalaman ketika membangun sebuah blog dengan Amazon. Cukup menyenangkan dan asyik juga utak-utik Tag Squidoo Amazon. Rencananya mau saya update setelah blognya benar-benar berhasil dalam penjualan Affiliate Amazon.
Menulis berbahasa inggris di squidoo ternyata juga menghasilkan uang lho. Tidak percaya? Coba saja Join di squidoo dan tulis sebuah halaman yang bagus. Artikel yang bermutu dengan jumlah pengunjung yang banyak akan menambah pundi-pundi Paypal Anda.
Selain Gratis, di Squidoo banyak sekali artikel-arrtikel yang bermutu untuk menjadi bahan pelajaran kita dalam mengarungi dunia internet.
Anda punya artikel berbahasa inggris yang bagus? Harus karya sendiri lho (jangan Copy paste punya orang lain). Upload saja tulisanmu di Squidoo.
Susahnya berurusan dengan Bank
Aneh memang, duit-duit kita, uang-uang kita. Sewaktu kita menabung tentu bank dengan mudah approve aplikasi kita Uang masuk. Its Ok no problem. Anehnya bila kita ingin mengambil uang kita. Musti tanda tanganlah, harus sama tanda tangannyalah, KTP harus sesuai dengan wilayah, dan lain-lain musti OK. Baru deh kita bisa mengambil uang kita.
Ada info, beberapa teman akhirnya gagal mendapatkan verifikasi dari Paypal.
Sebuah bank online dari USA yang sangat dicintai oleh Para Netpreuner (pencari uang melalui internet)
Alasan klasik… tidak punya kartu kredit..
Mengajukan kartu kredit di tolak dan mulai lesu berjuang mencari sesuap nasi dari internet.
Setelah saya pikir-pikir. Rasa susah itu muncul karena kita tidak tertib. Tertib dalam management pribadi untuk urusan legalitas.
Hukum dan Administrasi sering menjadi sesuatu momok di negeri kita, sehingga banyak orang malas untuk mengurus sendiri dan lebih suka membayar orang untuk menyelesaikan urusan tersebut.
Nah kalo urusan dengan Bank. baru deh tahu rasa. Harus di urus sendiri, tandatangan sendiri.
Tentu, sebab tidak ada orang yang mau kehilangan uangnya
Jadi apakah susah berurusan dengan Bank. Bisa ya, bisa tidak.
Bila anda terbiasa berurusan dengan administrasi dan tertib, hal tersebut sangat mudah.
Inti hubungan kita dengan bank adalah kepercayaan Bank terhadap nasabahnya. Nah, bangunlah hubungan itu dengan baik.
Maka tentunya bila kita memiliki hubungan baik maka segalanya mudah.. ya nggak…
Jika anda baru lulus sebagai sarjana saat ini. Berapa gaji yang anda minta?
Pertanyaan tentang penghasilan dan gaji sering diutarakan kepada saya oleh lulusan sarjana yang baru saja wisuda. Mereka sering tidak mengerti dan tidak tahu berapa harga yang akan mereka sodorkan kepada HRD sebuah perusahaan yang akan menerima mereka.
Saya sendiri bingung juga. Sebab tidak ada harga yang pasti untuk sarjana di negeri ini. Mendapatkan pekerjaan yang baik, layak dan bergaji besar sering berdasarkan keberuntungan dan nasib.
Namun bila kita ingin kembali kepada Sang Sarjana tadi. Ada beberapa hal yang sering menganggu pikiran saya.
-
Pertama, Sebagai sarjana, Anda ( begitu saya menyebut pencari kerja bergelar sarjana tadi) merasa mampu atau tidak untuk bekerja sesuai dengan disiplin ilmu anda.
-
Kedua, Anda termasuk mahasiswa yang bagaimana sewaktu kuliah. ( sering bolos kuliah, hanya main-main saja mencari teman dan sekedar lulus, atau serius belajar dan benar-benar paham dengan ilmu yang dipelajari).
-
Ketiga, Ada atau tidak, lowongan yang sesuai dengan ilmu pengetahuan anda.
-
Keempat, Pernahkah berpikir untuk membuka lapangan pekerjaan sendiri.
-
Kelima, Berapa kebutuhan financial anda dalam sebulan, sebab kebutuhan masing-masing orang berbeda.
-
Keenam, Apakah bekerja hanya sebagai status di masyarakat. Sebab tanpa bekerja pun kebutuhan financial anda sudah terpenuhi oleh orang tua yang kaya raya tujuh turunan.
-
Ketujuh, Apa hoby anda? Sebab banyak orang yang bekerja ditempat yang mereka tidak suka. Terpaksa bekerja karena tidak ada pilihan lain.
Akhirnya.. Saya simpulkan.. tidak ada harga standar untuk gaji seorang lulusan sarjana. Baik itu dari universitas ternama sekalipun. Semua tergantung rejeki masing-masing. Perusahaan masing-masing dan kebutuhan hidup masing-masing orang.
Sebab kata seorang trainer ASTRA yang dahulu pernah mentraining saya. “Hidup itu adalah antara jual dan beli”
Jadi jika anda mematok sepuluh juta untuk Gaji seorang Fresh Graduate. Sah-sah saja.
Jika Pembeli mau dan Penjual setuju. Antara HRD dan Sarjana tadi.
Yogyakarta, i love this Town
Yogyakarta. Dahulu bernama Djogjakarta. Orang-orang asing menulisnya dengan kata Jogjakarta. Namun Para Punggawa kerajaan menyebutnya dengan nama NgaYogyakarta. saya tidak tahu mana yang benar. Atau mungkin semuanya benar. Hanya masalah ejaan bahasa Indonesia yang di sempurnakan saja.
Saya suka kota ini. Walau hanya sebentar singgah untuk belajar menyelesaikan studi di sana. Saya Cinta Yogya.
Mahalnya harga sebuah halaman link dalam single post
Sebuah naskah akan sangat berharga. Terkadang hanya terdiri dari beberapa kata saja.
Apakah mungkin?
Sering orang tidak menyadari bahwa sebuah puisi, lagu dan slogan sangat berharga mahal.
Anda suka music? atau suka terhadap liriknya?
Sebuah bukti bahwa sebuah script, naskah, tulisan satu halaman berharga mahal.
Dan royaltinya bisa di nikmati seumur hidup.
Begitu juga bila kita membuat sebuah posting di blog kita.
Sebuah artikel posting dapat berharga mahal.
Lihat si Mr.JohnChow yang memasang tarif cukup tinggi untuk sebuah tulisan satu halamannya.
dan temannya si Adesblog. Wow $250 USD untuk satu review satu halaman.
Mengapa mereka berani memasang harga begitu tinggi. Apakah benar-benar layak sebuah tulisan
sepanjang 400 kata di hargai dua juta rupiah. Bila anda membaca dari atas anda akan mengerti.
bahwa sebuah naskah bisa berharga jutaan.
Begitu pula bila kita dapat membuat sebuah naskah yang baik. Tidak menutup kemungkinan
harga tulisan kita bernilai tinggi secara keuangan.




